Rabu, 01 Mei 2013
Orang Bodoh VS Orang Pintar
Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis. Agar bisnis berhasil, ia merekrut orang pintar.
Walhasil, boss orang pintar adalah orang bodoh.
Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka rekrut orang pintar utk memperbaiki yg salah.
Walhasil, orang bodoh memerintah orang pintar utk keperluannya.
Orang pintar belajar utk mendapatkan ijazah & mencari kerja.
Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang utk membayar orang pintar.
Orang bodoh berpikir pendek utk memutuskan sesuatu yg dipikirkan panjang2 oleh orang pintar.
Walhasil orang pintar menjadi staf orang bodoh.
Selasa, 14 Agustus 2012
Berjuang Kembali Dengan Semangat Dan Strategi Baru
Alkisah, ada seorang pria muda yang mengalami stress berat karena bisnisnya gagal. Ia pergi ke rumah seorang tua bijak kenalannya untuk minta petunjuk.
"Semua yang saya rintis dari awal, lenyap seketika. Uang tabungan saya menguap begitu saja! Hidup ini tidak ada artinya lagi, HABIS lah saya!" Kata pemuda itu sambil tertunduk lesu.
Setelah mendengarkan semua keluh kesah si pemuda, orang tua itu kemudian bertanya kepadanya, "Apakah Anda masih bisa melihat saat ini? Apakah tangan dan kaki Anda masih bisa digerakkan?"
Senin, 25 Juni 2012
Zhang Da
Zhang Da, Kisah Seorang Anak Teladan dari Negeri China
Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan “Perbuatan Luar Biasa”. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.
Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.
Sejak ia berusia 10 tahun (tahun 2001) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan.
Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan “Perbuatan Luar Biasa”. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.
Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.
Sejak ia berusia 10 tahun (tahun 2001) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan.
Rabu, 11 April 2012
Penebang Dan Kapak
Dijaman dulu, ada seorang penebang kayu. Suatu hari dia kehilangan kapaknya, dan tanpa kapak dia tidak bisa bekerja. Dia mencurigai tetangganya yang mencuri kapaknya.
Pagi itu ketika sang tetangga berangkat, dia menutupi peralatan kerjanya dengan kain, rasanya kapaknya pasti disembunyikan disana, apalagi tetangga ini senyumnya terasa tidak tulus. Pasti dia pencurinya.
Besoknya, bahkan terasa jadi ramah berlebihan karena biasanya jarang menyapa, kali ini menyempatkan berbasa basi. Apalagi dilihat hasil tebangan kayunya 2 hari ini banyak sekali, pasti dia menebang menggunakan kapak curiannya. Semakin dipikir semakin yakin.
Pagi itu ketika sang tetangga berangkat, dia menutupi peralatan kerjanya dengan kain, rasanya kapaknya pasti disembunyikan disana, apalagi tetangga ini senyumnya terasa tidak tulus. Pasti dia pencurinya.
Besoknya, bahkan terasa jadi ramah berlebihan karena biasanya jarang menyapa, kali ini menyempatkan berbasa basi. Apalagi dilihat hasil tebangan kayunya 2 hari ini banyak sekali, pasti dia menebang menggunakan kapak curiannya. Semakin dipikir semakin yakin.
Senin, 20 Februari 2012
Wortel ... Telur ... Kopi
Seorang pria muda mengeluh kepada ibunya soal banyak permasalahan dalam kehidupannya..
Sang ibu lalu memasak air hingga mendidih lalu menuangkan ke dalam 3 wadah.
Di gelas pertama ia masukkan TELUR.
Di gelas kedua, ia masukkan WORTEL.
Dan di gelas ketiga, ia masukkan KOPI.
Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan hasilnya:
Sang ibu lalu memasak air hingga mendidih lalu menuangkan ke dalam 3 wadah.
Di gelas pertama ia masukkan TELUR.
Di gelas kedua, ia masukkan WORTEL.
Dan di gelas ketiga, ia masukkan KOPI.
Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan hasilnya:
Senin, 21 November 2011
Cara Pandang Terhadap Beban Hidup
Bukan beban berat yang membuat kita stress, tetapi lamanya kita memikul beban tersebut. Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Stephen Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?"
Para siswa menjawab mulai dari 200gr sampai 500gr. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey.
Para siswa menjawab mulai dari 200gr sampai 500gr. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey.
Filsafah Hidup
Seorang professor berdiri didepan kelas filsafat...
Tanpa mengucapkan sepatah kata, dia mengambil toples kosong mayones yang
besar dan mulai mengisi dengan bola-bola golf.
besar dan mulai mengisi dengan bola-bola golf.
Lalu dia bertanya pada muridnya, apakah toples itu sudah penuh. Mereka setuju. Kemudian dia mengambil sekotak batu koral dan menuangkannya ke dalam
toples. Dia mengguncang dengan ringan. Batu-batu koral masuk, mengisi
tempat kosong di antara bola-bola golf.
toples. Dia mengguncang dengan ringan. Batu-batu koral masuk, mengisi
tempat kosong di antara bola-bola golf.
Bersyukur dan Berpikir Positif
Ada dua orang pasien pria yang menderita sakit parah. Mereka dirawat di rumah sakit. Pria pertama diizinkan duduk di tempat tidurnya setiap sore selama satu jam. Tujuannya adalah agar cairan dari paru-parunya bisa dikeluarkan. Tempat tidurnya terletak di dekat satu-satunya jendela yang ada di kamar itu. Sedang pria yang kedua harus selalu berbaring dalam keadaan terlentang. Karena di antara dua tempat tidur ada dinding pemisah yang cukup tinggi, pria yang tidur terlentang tidak bisa melihat ke jendela. Kedua orang pria tersebut sering mengobrol.
Macam-macam hal yang mereka bicarakan. Dari mengenai istri, keluarga, rumah, pekerjaan, wajib militer sampai tempat-tempat yang dikunjungi saat liburan. Sore hari, saat pria yang menempati tempat tidur dekat jendela diizinkan duduk, dia bercerita ke teman sekamarnya. Ia melaporkan apa-apa yang dilihatnya di balik jendela.
Doa Untuk Mama
Mama melahirkan kita sambil
mengerang kesakitan
mengerang kesakitan
Masihkah kita menyakiti Mama
Masih mampukah kita tertawa
Melihat penderitaan Mama
Mencaci maki Mama, Melawan Mama,
Memukul Mama, mengacuhkan Mama
dan meninggalkan Mama
Mama tidak pernah mengeluh,
Sabtu, 19 November 2011
Ternyata Hidup Bijak itu Sederhana
Hidup Bijak itu Sederhana
Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.
Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang pemilik sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya. Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.
Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini sangat cantik." Ibu menjawab: "Mengapa?"Anak menjawab: "Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah". Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, dengan ibu tidak marah-marah.
Jumat, 18 November 2011
Berikan Waktumu Untuk Orang-orang Yang Dicintai
BERIKAN WAKTUMU UNTUK ORANG - ORANG YANG DICINTAI
ALKISAH.....
Tomi seorang pimpinan sebuah perusahaan di Jakarta,
Pada suatu hari Tomi baru sampai dirumah jam 9 malam, tak seperi biasa, Anya anaknya yang berusia 9 tahun membukakan pintu untuknya.
Nampaknya Anya sudah menunggu cukup lama.
"Kok belum tidur?" tanya Tomi.
"Aku menunggu papa pulang, sebab aku mau tanya, berapa gaji papa?" jawab Anya.
"Kamu hitung ya..." jawab Tomi.
"Tiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan di bayar Rp. 400.000,- dan tiap bulan rata - rata 22 hari kerja, kadang hari Sabtu masih lembur.... Jadi berapa gaji Papa hayo..?" tanya Tomi.
"Kalo 1 hari Papa dibayar Rp. 400.000/hari untuk 10 jam. Berarti 1 jam nya Papa di gaji Rp. 40.000,- " jawab Anya.
"Wah, anak pinter..." jawab Tomi.
"Sekarang cuci kaki dan terus tidur ya..." kata Tomi.
"Papa, aku boleh pinjam uang 5000,- gak?" tanya Anya.
Gema
Seorang anak kecil dan ayahnya sedang berjalan di gunung.
Tiba-tiba anak itu tergelincir dan menjerit Aaaahhhhh...!!"
Betapa kagetnya dia ketika mendengar ada suara di balik gunung,"Aaaaahhhh...!!"
Dengan penuh rasa ingin tahu,ia berteriak "Hai..siapa kau..?"
Ia mendengar lagi suara di balik gunung,"Hai...siapa kau..?"
Ia merasa di permainkan dan dengan marah berteriak lagi, "Kau Pengecut.!!"
Sekali lagi dari balik gunung terdengar suara,"Kau pengecut...!!"
Pemburu VS Petani
Mau Punya Tetangga, Musuh atau Teman ?
Di zaman Tiongkok Kuno ada seorang petani punya tetangga seorang pemburu dan punya anjing-anjing yang galak dan kurang terlatih. Anjing-anjing itu sering melompati pagar dan mengejar-ngejar domba-2 petani. Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing-anjingnya, tapi ia tidak peduli.
Suatu hari anjing-anjing itu melompati pagar dan menyerang beberapa domba sehingga terluka parah.
Di zaman Tiongkok Kuno ada seorang petani punya tetangga seorang pemburu dan punya anjing-anjing yang galak dan kurang terlatih. Anjing-anjing itu sering melompati pagar dan mengejar-ngejar domba-2 petani. Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing-anjingnya, tapi ia tidak peduli.
Suatu hari anjing-anjing itu melompati pagar dan menyerang beberapa domba sehingga terluka parah.
Doa Sekeranjang Tempe
Doa untuk Sekeranjang Tempe
Di Karangayu, sebuah desa di Kendal, Jawa Tengah, hiduplah seorang ibu penjual tempe. Tak ada pekerjaan lain yang dapat dia lalukan sebagai penyambung hidup. Meski demikian, nyaris tak pernah lahir keluhan dari bibirnya. Ia jalani hidup dengan riang. "Jika tempe ini yang nanti mengantarku ke surga, kenapa aku harus menyesalinya..." demikian dia selalu memaknai hidupnya.
Suatu pagi, setelah salat subuh, dia pun berkemas. Mengambil keranjang bamboo tempat tempe, dia berjalan ke dapur. Diambilnya tempe-tempe yang dia letakkan di atas meja panjang. Tapi, deg! dadanya gemuruh. Tempe yang akan dia jual, ternyata belum jadi. Masih berupa kacang, sebagian berderai, belum disatukan ikatan-ikatan putih kapas dari peragian. Tempe itu masih harus menunggu satu hari lagi untuk jadi. Tubuhnya lemas. Dia bayangkan, hari ini pasti dia tidak akan mendapatkan uang, untuk makan, dan modal membeli kacang, yang akan dia olah kembali menjadi tempe.
Senyum Dibalik Masalah
~ Senyum Dibalik Masalah ~
... Mengubah Sudut Pandang ...
Alkisah, pada zaman dulu hiduplah seorang wanita yang telah menikah dan menjadi ibu rumah tangga yang mengurusi rumah tangga dan ke tiga orang anaknya yang masih kecil. Suaminya bekerja di tempat yang jauh, sehingga hanya pulang beberapa hari sekali. Istrinyalah yang mengurus semuanya yang berhubungan dengan keluarganya.
Akan tetapi, wanita ini san...gat mengeluhkan tingkah laku ke tiga anaknya yang begitu buruk yang membuatnya sakit hati bukan kepalang. Anak-anaknya selalu membuat keributan yang membisingkan, sering bertengkar satu sama lain, membuat rumah menjadi berantakan dan tidak takut dengan omelan ibunya.
Langganan:
Postingan (Atom)