BERIKAN WAKTUMU UNTUK ORANG - ORANG YANG DICINTAI
ALKISAH.....
Tomi seorang pimpinan sebuah perusahaan di Jakarta,
Pada suatu hari Tomi baru sampai dirumah jam 9 malam, tak seperi biasa, Anya anaknya yang berusia 9 tahun membukakan pintu untuknya.
Nampaknya Anya sudah menunggu cukup lama.
"Kok belum tidur?" tanya Tomi.
"Aku menunggu papa pulang, sebab aku mau tanya, berapa gaji papa?" jawab Anya.
"Kamu hitung ya..." jawab Tomi.
"Tiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan di bayar Rp. 400.000,- dan tiap bulan rata - rata 22 hari kerja, kadang hari Sabtu masih lembur.... Jadi berapa gaji Papa hayo..?" tanya Tomi.
"Kalo 1 hari Papa dibayar Rp. 400.000/hari untuk 10 jam. Berarti 1 jam nya Papa di gaji Rp. 40.000,- " jawab Anya.
"Wah, anak pinter..." jawab Tomi.
"Sekarang cuci kaki dan terus tidur ya..." kata Tomi.
"Sudah, gak usah macam - macam malam - malam gini ! Tidurlah Anya!!" kata Tomi.
"Tapi Paaa...." rengek Anya.
"Papa bilang tidur!!" jawab Tomi.
Anya pun berlari menuju kamarnya dengan sedih.
Usai mandi Tomi menyesali kekesalannya pada Anya, langsung menuju kamar tidur nya Anya, dilihatnya Anya yang sedang terisak sambil memegang uang 15.000
Tomi menghampirikan dan mengelus kepala Anya,
Tomi berkata... "Maafin Papa ya Anya, Papa sayang sama Anya, tapi buat apa sih minta uang sekarang?"
"Papa, aku gak minta uang, tapi aku hanya pinjam, nanti aku kembalikan kalo sudah menabung lagi dari uang jajan seminggu ini. ." jawab Anya.
"Iya, iya tapi buat apa?" tanya Tomi.
"Aku menunggu papa dari jam 8 mau ajak papa main ular tangga 30 menit saja...." jawab Anya.
"Mama sering bilang waktu papa itu amat berharga, jadi aku mau ganti waktu papa, aku buka celenganku hanya ada 15.000. Karena Papa 1 jam dibayar 40.000, maka setengah jam aku harus ganti Rp.20.000 . Uang celenganku kurang 5000, makannya aku mau pinjam dari papa...." kata Anya polos.
Tomi pun terdiam...
Dia kehilangan kata - kata, dipeluknya bocah kecil itu erat - erat dengan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tak cukup untuk "membelikan" kebahagiaan anaknya......
Pesan Moral :
"Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah DUNIA nya"
Berikan waktu yang berkualitas untuk orang - orang yang anda cintai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar